Nasional . 10/03/2026, 14:57 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Dengan jadwal tersebut, masyarakat berpotensi menikmati masa libur yang cukup panjang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Perbedaan waktu perayaan Idul Fitri antara organisasi Islam dan pemerintah sebenarnya bukan hal baru.
Hal ini terjadi karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.
Muhammadiyah mengandalkan hisab murni sebagai dasar penetapan kalender Islam, sementara pemerintah menggunakan pendekatan kombinasi antara perhitungan astronomi dan observasi hilal.
Meski begitu, perbedaan tersebut tetap disikapi dengan sikap saling menghormati.
Yang terpenting, umat Islam dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan mempererat silaturahmi setelah menjalani ibadah Ramadhan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media