fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah kapasitas peserta dalam program mudik gratis Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Penambahan ini dilakukan karena tingginya minat masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan, pada awalnya pemerintah daerah hanya menyiapkan kuota sekitar 26.282 peserta untuk program mudik gratis tahun ini. Namun, sambungnya, setelah melihat antusiasme pendaftar yang cukup besar, pemerintah memutuskan meningkatkan jumlah kuota menjadi 30.774 orang.
"Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan. Yang awalnya hanya kita perkirakan 26.000, tetapi karena antusiasme yang tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati kita setujui jumlahnya menjadi 30.774 pemudik," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Seiring bertambahnya jumlah peserta, kata Pramono, armada bus yang disiapkan juga ikut ditambah. Awalnya tersedia 670 unit bus, namun kini meningkat menjadi 709 unit.
"Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta," terangnya.
Rencananya, keberangkatan peserta mudik gratis akan dilakukan secara serentak pada 17 Maret 2026. Pramono juga menyampaikan bahwa pelepasan rombongan mudik akan dilakukan langsung dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
"Mudik yang difasilitasi oleh Pemerintah DKI Jakarta akan dimulai diadakan pada tanggal 17 Maret di Monas," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebutkan, seluruh kuota peserta program mudik gratis kini sudah terpenuhi. Karena itu, pemerintah tidak akan lagi membuka pendaftaran tambahan bagi masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut.
"Itu yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi," terangnya.
Cahyono/Disway