fin.co.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana menggandeng pihak ketiga untuk melakukan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) secara masif di seluruh jalan kabupaten, kecamatan, hingga desa mulai tahun ini.
Langkah ini diambil guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas warga serta menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengungkapkan pemasangan PJU ini akan dilakukan melalui skema pembiayaan dengan pihak ketiga guna mempercepat pembangunan tanpa membebani kas daerah secara drastis dalam satu waktu.
“Nanti seluruh jalan, mulai dari jalan kabupaten, kecamatan, hingga desa, akan kita terangi dengan PJU. Kami akan bekerja sama dengan pihak ketiga, dengan skema pembayaran yang disesuaikan, apakah dalam jangka waktu 5 tahun atau 10 tahun,” ujar Maesyal Rasyid, Selasa 11 Maret 2026.
Kendati begitu, Maesyal mengatakan bahwa besaran nilai proyek tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Keunggulan dari kerja sama ini adalah percepatan pembangunan fisik yang ditargetkan rampung hanya dalam waktu satu tahun, namun proses pembayarannya dicicil oleh pemerintah daerah sesuai kesepakatan jangka panjang.
“Kita lihat kemampuan daerah. Misalkan setahun bayar berapa, apakah Rp 20 miliar atau lebih. Pihak ketiga yang membangun dulu semuanya dalam satu tahun agar langsung terang, baru kita bayar secara bertahap selama lima hingga sepuluh tahun ke depan,” tambahnya.
Dikatakan Maesyal, orientasi utama dari program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan dampak sosial bagi masyarakat. Terutama pentingnya penerangan jalan untuk menekan angka kriminalitas, seperti aksi begal, serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.
“Yang paling penting adalah warga bisa menikmati kenyamanan. Kalau terang, keselamatan terjaga dan potensi kriminalitas seperti begal bisa kita tekan. Ini adalah bagian dari upaya kami mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat,” tegasnya.
Menurutnya, Kabupaten Tangerang bukan menjadi pionir tunggal dalam skema ini. Ia menyebutkan bahwa model kerja sama serupa telah sukses dilaksanakan di wilayah lain seperti Madiun dan Bandung.
"Kabupaten Tangerang optimistis dapat segera mewujudkan wilayah yang lebih aman dan terang di malam hari," tandasnya.