fin.co.id - Serangan rudal yang dilancarkan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dalam beberapa hari terakhir dilaporkan menghantam sejumlah target penting milik Israel dan sekutunya, termasuk fasilitas militer hingga sektor energi strategis.
Dalam laporan yang beredar, Iran bahkan disebut menggunakan rudal dengan hulu ledak lebih dari satu ton, yang membuat dampak serangan menjadi sangat besar terhadap berbagai infrastruktur penting.
Selain instalasi militer dan energi, sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa serangan tersebut menghancurkan rumah milik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta kediaman Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir.
Namun hingga kini, banyak informasi yang beredar masih berupa rumor dan belum sepenuhnya dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah Israel.
Rumor Korban Tewas di Kalangan Petinggi Israel
Sejumlah laporan di media sosial menyebutkan bahwa akibat serangan rudal yang menghantam rumah Benjamin Netanyahu, saudara laki-lakinya yaitu Iddo Netanyahu disebut-sebut tewas dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, rumah Itamar Ben-Gvir juga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Rumor yang beredar bahkan menyebut Ben-Gvir termasuk pejabat tinggi Israel yang tewas akibat serangan rudal Iran. Namun ada pula kabar lain yang menyatakan bahwa ia meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.
Selain dua tokoh tersebut, beberapa pejabat militer Israel juga ramai disebut menjadi korban, di antaranya:
-
Tomer Bar, Komandan Angkatan Udara Israel
-
David Barnea, Direktur badan intelijen Mossad
Rumor lain juga menyebut seorang anggota keluarga pejabat tinggi Israel, yakni putra Menteri Keuangan, meninggal akibat luka serius yang dialami saat serangan terjadi di wilayah perbatasan Israel dan Lebanon.
Meski demikian, sebagian besar informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari otoritas Israel.
Serangan Iran Guncang Sistem Energi Israel
Selain memicu spekulasi politik dan keamanan, serangan rudal Iran juga berdampak besar terhadap sektor energi Israel.