Balik Kampung . 12/03/2026, 11:53 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Beberapa metode teknis yang digunakan antara lain:
Langkah tersebut sangat penting karena genangan air sering menjadi pemicu utama kerusakan konstruksi jalan. Dengan sistem drainase yang lebih baik, risiko kerusakan jalan dapat ditekan secara signifikan.
Tidak hanya itu, preservasi juga mencakup berbagai elemen pendukung keselamatan berkendara. Jasa Marga melakukan pengecatan ulang marka jalan, perbaikan guardrail, pemeliharaan rambu lalu lintas, serta perawatan penerangan jalan umum (PJU).
Pendekatan yang digunakan bersifat proaktif, preventif, dan rutin agar kualitas infrastruktur tetap terjaga dalam jangka panjang.
Ribuan Material dan Ratusan Tim Disiagakan
Untuk memastikan program berjalan efektif, Jasa Marga meningkatkan kesiapan sumber daya secara signifikan menjelang Lebaran 2026.
Perusahaan menyiapkan:
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung seperti:
Langkah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi terhadap risiko cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu kondisi jalan tol.
Perbaikan Dilakukan Malam Hari agar Tidak Ganggu Lalu Lintas
Meski pekerjaan dilakukan secara masif, Jasa Marga tetap berupaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Sebagian besar pekerjaan dilakukan pada malam hingga dini hari. Selain itu, pembatasan hanya dilakukan pada satu lajur dengan pemasangan rambu peringatan dan perangkat pengamanan di area kerja.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media