Suplai Minyak Dunia Terganggu, AS Akan Lepas 172 Juta Barel Cadangan Strategis

news.fin.co.id - 12/03/2026, 19:27 WIB

Suplai Minyak Dunia Terganggu, AS Akan Lepas 172 Juta Barel Cadangan Strategis

fin.co.id - Departemen Energi AS mengaku akan melepaskan 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis mulai minggu depan, seiring berlanjutnya perang dengan Iran.

Menteri Energi AS, Chris Wright mengatakan, langkah ini mengikuti keputusan terkoordinasi oleh anggota Badan Energi Internasional.

“Hari ini, 32 negara anggota Badan Energi Internasional dengan suara bulat menyetujui permintaan Presiden (Donald) Trump untuk menurunkan harga energi dengan pelepasan terkoordinasi sebanyak 400 juta barel minyak dan produk olahan dari cadangan masing-masing,” kata Wright, Rabu, 11 Maret 2026.

Keputusan ini diambil karena konflik tersebut secara efektif mengganggu pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, jalur air strategis yang biasanya mengangkut sekitar 20 juta barel minyak per hari.

Advertisement

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tentang kekurangan pasokan dan lonjakan harga di pasar energi global.

“Presiden Trump berjanji untuk melindungi keamanan energi Amerika dengan mengelola Cadangan Minyak Strategis secara bertanggung jawab, dan tindakan ini menunjukkan komitmennya terhadap janji tersebut,” kata Wright.

Ia juga mengkritik pemerintahan sebelumnya, dengan mengatakan bahwa AS telah mengatur untuk mengisi kembali cadangan tersebut dengan sekitar 200 juta barel dalam satu tahun ke depan—kira-kira 20% lebih banyak minyak daripada yang akan dilepaskan—tanpa biaya bagi wajib pajak.

“Selama 47 tahun, Iran dan proksi terorisnya telah bertekad untuk membunuh warga Amerika. Mereka telah memanipulasi dan mengancam keamanan energi Amerika dan sekutunya. Di bawah Presiden Trump, hari-hari itu akan segera berakhir,” lanjutnya.

Departemen Energi mengatakan, begitu minyak mulai dilepaskan dari Cadangan Minyak Strategis minggu depan, pengiriman akan memakan waktu sekitar 120 hari berdasarkan tingkat pelepasan yang direncanakan.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID