Internasional . 13/03/2026, 16:26 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Sejak konflik dimulai pada 28 Februari 2026, jumlah korban jiwa terus meningkat di berbagai wilayah Timur Tengah.
Berdasarkan laporan terbaru:
sekitar 1.348 warga Iran tewas
15 warga Israel meninggal
17 orang lainnya tewas di negara-negara Teluk
Korban dari pihak militer Amerika Serikat juga terus bertambah seiring meningkatnya intensitas konflik.
Hingga kini, situasi keamanan di Timur Tengah masih sangat tidak stabil.
Serangkaian serangan militer, insiden jatuhnya pesawat, hingga meningkatnya korban jiwa menunjukkan bahwa konflik ini berpotensi meluas jika tidak segera ada upaya diplomasi yang berhasil.
Banyak pengamat menilai bahwa eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel dapat memicu ketegangan geopolitik yang lebih luas di kawasan. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media