Internasional . 14/03/2026, 13:50 WIB

Trump Mendadak Ciut! Iran Ultimatum: Serang Kilang Kami, Minyak Dunia Kami Bakar!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Menurutnya, stabilitas ekonomi global sangat bergantung pada meredanya konflik di Timur Tengah dan dibukanya kembali jalur pelayaran Selat Hormuz secara normal.

Jika konflik terus memburuk, dunia bisa menghadapi krisis energi terbesar dalam sejarah modern.

Ancaman “Kiamat Energi” Dunia

Para analis memperingatkan bahwa jika ancaman Iran benar-benar terjadi dan infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah hancur, dampaknya akan sangat luas.

Harga energi bisa melonjak tajam, inflasi global meningkat drastis, dan rantai pasokan dunia terganggu.

Timur Tengah sendiri merupakan pusat produksi minyak terbesar di dunia, sehingga konflik besar di kawasan ini hampir pasti memicu gejolak ekonomi global.

Jika jalur pelayaran seperti Selat Hormuz benar-benar ditutup atau menjadi zona perang, pasokan energi dunia dapat terhenti dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam skenario terburuk, para pengamat bahkan menyebut dunia bisa menghadapi “kiamat energi” yang berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi internasional. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com