Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum saat Lebaran bagi Warga yang Tidak Mudik

news.fin.co.id - 16/03/2026, 12:10 WIB

Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum saat Lebaran bagi Warga yang Tidak Mudik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Foto: Cahyono

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, berencana memberikan sejumlah fasilitas khusus bagi warga yang memilih tetap berada di Jakarta selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut muncul setelah Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperkirakan sekitar 4.024.251 warga ibu kota tidak melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026.

Menanggapi prediksi tersebut, Pramono mengatakan, pemerintah provinsi akan menyiapkan berbagai insentif bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di Jakarta.

“Bagi yang tidak mudik, kami sudah tegaskan karena tema Jakarta adalah ‘Mudik ke Jakarta’, mereka akan kita perlakukan secara khusus,” kata Pramono, Senin, 16 Maret 2026.

Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah pembebasan tarif transportasi umum yang dikelola pemerintah daerah. Layanan transportasi seperti TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta akan digratiskan selama dua hari pada saat Idul Fitri.

Advertisement

“Pada tanggal Idul Fitri selama dua hari kami akan menggratiskan seluruh transportasi yang ada di Jakarta,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk memberikan potongan harga besar selama masa libur Lebaran. Diskon yang ditawarkan ditargetkan dapat mencapai hingga 60–70 persen.

“Kami juga akan memberikan insentif pajak bagi pusat-pusat perbelanjaan dan perhotelan. Angkanya mudah-mudahan diskonnya bisa sampai enam puluh, tujuh puluh persen di Jakarta,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan fasilitas wisata gratis bagi pelajar pemegang Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus). Para pelajar dapat menikmati berbagai destinasi wisata tanpa dipungut biaya.

Beberapa lokasi wisata yang dimaksud antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Monumen Nasional, serta Kebun Binatang Ragunan.

“Kemudian bagi pusat-pusat wisata seperti Ancol, Monas, Ragunan dan sebagainya, bagi pemegang KJP tetap gratis. Sehingga dengan demikian kami mengharapkan Jakarta akan tetap semarak walaupun yang mudik hampir separuhnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, mengatakan sekitar empat juta warga yang tidak mudik diperkirakan akan memadati kawasan wisata dan pusat perbelanjaan selama masa libur Lebaran.

Karena itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan di sejumlah titik strategis.

“Selain kami mempersiapkan orang yang mudik, ada kurang lebih 4 juta yang tidak mudik, maka potensi terhadap lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, kita prediksi akan memadati lokasi-lokasi wisata dan pusat perbelanjaan,” kata Yayat.

Advertisement

Cahyono/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID