Nasional . 17/03/2026, 14:47 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Menurut M. Afief Mundzir, ada sejumlah kendala dalam pelaksanaan penyembelihan dam di Tanah Suci, mulai dari pengelolaan hingga distribusi daging.
Dengan dipindahkannya pelaksanaan ke Indonesia, proses penyembelihan bisa:
Dikelola lebih transparan
Dipastikan sesuai syariat
Memberikan manfaat lebih luas
Salah satu keunggulan dari kebijakan ini adalah dampak sosial yang lebih besar.
Daging hasil penyembelihan dam yang dilakukan di Indonesia bisa langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Hal ini dinilai sebagai bentuk kemaslahatan yang lebih luas, tidak hanya bagi jemaah, tetapi juga bagi masyarakat umum.
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
Salah satunya dengan membuka ruang sinergi bersama organisasi keagamaan seperti Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem yang:
Lebih tertib
Transparan
Berorientasi pada kepentingan jemaah
Dengan adanya fatwa ini, jemaah kini memiliki pilihan dalam menunaikan dam.
Pilihan tersebut diharapkan membuat jemaah:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media