Ekonomi . 17/03/2026, 13:12 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Meski faktor global dominan, sentimen domestik juga turut memberikan tekanan terhadap rupiah.
Menurut Lukman Leong, kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal dalam negeri masih menjadi perhatian.
“Sentimen domestik memang sudah lama negatif, tentunya kebijakan terbaru semakin mengkhawatirkan investor,” ujarnya.
Kombinasi antara faktor global dan domestik ini menciptakan tekanan ganda terhadap rupiah.
Pelemahan rupiah tentu memiliki dampak langsung bagi masyarakat, antara lain:
Harga barang impor menjadi lebih mahal
Potensi kenaikan harga BBM dan energi
Tekanan inflasi meningkat
Biaya perjalanan luar negeri lebih tinggi
Namun di sisi lain, pelemahan rupiah juga bisa memberikan keuntungan bagi sektor ekspor karena produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar global. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media