Sebelumnya, ia merupakan eksekutif di Telkom Indonesia, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Tanah Air.
Tak hanya itu, Prasabri juga pernah meraih penghargaan bergengsi berupa Satya Lencana Pembangunan 2016, yang menunjukkan kontribusinya dalam pembangunan nasional.
Ia juga dipercaya sebagai Ketua Project Management Office (PMO) Sinergi Logistik BUMN 2023–2025, sebuah posisi strategis yang berperan dalam integrasi layanan logistik antar perusahaan negara.
Dari sisi akademik, Prasabri merupakan lulusan terbaik program Doktor Manajemen Strategi dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2019.
Kombinasi pengalaman profesional dan akademik ini dinilai menjadi modal kuat untuk memimpin transformasi besar di Pos Indonesia.
Dorong Platform Logistik Berbasis AI
Salah satu fokus utama transformasi yang akan digarap adalah pengembangan platform logistik berbasis teknologi canggih.
Penggunaan kecerdasan buatan (AI) diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mulai dari:
-
Manajemen distribusi barang
-
Prediksi permintaan logistik
-
Optimalisasi rute pengiriman
-
Monitoring real-time pengiriman
Dengan teknologi ini, Pos Indonesia berpotensi bersaing dengan perusahaan logistik global yang telah lebih dulu mengadopsi sistem digital terintegrasi.
Menuju Holding Danantara Logistik
Holding ini diharapkan menjadi penggerak utama integrasi logistik nasional berbasis BUMN, di mana PT Pos Indonesia (Persero) akan memainkan peran penting sebagai simpul distribusi.
Dengan adanya holding ini, diharapkan:
-
Efisiensi rantai pasok meningkat
-
Biaya logistik nasional bisa ditekan
-
Layanan distribusi menjadi lebih cepat dan terintegrasi
Transformasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.