fin.co.id - Animo masyarakat menyambut Mudik Lebaran 2026 mulai meningkat pesat. Namun, tantangan besar membayangi para pemudik tahun ini karena posisi matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa yang memicu suhu panas ekstrem. Agar perjalanan pulang kampung tetap aman dan tubuh tidak cepat ambruk, pemudik perlu menerapkan strategi fisik yang tepat.
Langkah paling krusial adalah menjaga hidrasi tubuh dengan memperbanyak minum air putih. Suhu udara yang mencapai 37 derajat celcius sangat rentan memicu dehidrasi, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan siang hari. Pemudik sebaiknya membatasi konsumsi minuman berkafein atau terlalu manis karena zat tersebut justru mempercepat kelelahan.
Selain cairan, asupan nutrisi juga memegang peranan penting. Hindari hanya mengandalkan camilan manis dan beralihlah ke makanan ringan bergizi seperti buah-buahan segar atau kacang-kacangan. Pakaian pun harus menjadi perhatian; pilihlah bahan yang longgar dan menyerap keringat agar suhu tubuh tetap terjaga di dalam kendaraan yang terpapar terik matahari.
Istirahat secara berkala menjadi kunci utama keselamatan, terutama bagi pengemudi. Jangan memaksakan diri untuk cepat sampai tujuan tanpa berhenti. Manfaatkan rest area untuk melakukan peregangan otot singkat guna melancarkan sirkulasi darah. Tidur yang cukup sebelum berangkat juga akan sangat membantu menjaga fokus di tengah kemacetan yang melelahkan.
Terakhir, lindungi kulit dari paparan radiasi ultraviolet dengan menggunakan tabir surya, kacamata hitam, atau topi saat berada di luar kendaraan. Dengan persiapan yang matang dan menjaga ketenangan pikiran selama di jalan, momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman akan tetap berkesan dan menyehatkan.