Nasional . 18/03/2026, 14:38 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa konflik yang terjadi telah menimbulkan kerusakan besar, terutama pada infrastruktur sipil.
“Puluhan ribu rumah dan infrastruktur sipil rusak. Banyak korban adalah anak-anak dan masyarakat tidak berdosa,” ungkapnya.
Menurut data yang disampaikan, konflik di Iran telah menyebabkan banyak korban jiwa dari kalangan sipil.
Bahkan, lebih dari 250 anak dilaporkan menjadi korban dalam konflik tersebut, dengan rentang usia dari bayi hingga lansia.
Kondisi ini menjadi perhatian serius komunitas internasional, termasuk Indonesia, yang menempatkan isu kemanusiaan sebagai prioritas.
Jusuf Kalla menegaskan bahwa Indonesia selalu berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap konflik.
Fokus utama bantuan adalah:
Menyelamatkan korban sipil
Membantu kelompok rentan
Meringankan penderitaan akibat perang
Selain bantuan dari pemerintah dan lembaga resmi, masyarakat Indonesia juga dapat berpartisipasi.
Pemerintah Iran membuka peluang donasi publik melalui rekening resmi Kedutaan Besar Iran di Indonesia.
Langkah ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk turut membantu korban perang secara langsung. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media