Internasional . 19/03/2026, 15:07 WIB

AS Hujani Iran dengan Bom Bunker Seberat 2,2 Ton di Selat Hormuz, Konflik Memanas dan Harga Minyak Melonjak!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

  • Ranjau laut

  • Drone

  • Kapal militer

untuk menghambat lalu lintas kapal di kawasan tersebut.

Akibatnya:

  • Sekitar 27% pengiriman energi global terhenti

  • Harga minyak melonjak di atas US$100 per barel

Aksi Iran ini disebut sebagai balasan atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dilakukan sebelumnya.

Selain menutup Selat Hormuz, Iran juga menyerang beberapa pangkalan militer AS di kawasan Teluk, memperluas konflik ke berbagai titik strategis.

Presiden Donald Trump turut memberikan pernyataan keras terkait situasi ini.

Ia mengkritik sekutu tradisional seperti:

  • Perancis

  • Inggris

  • Negara anggota NATO lainnya

yang dinilai tidak membantu dalam upaya membuka kembali jalur Selat Hormuz.

“Kita menghabiskan ratusan miliar dolar untuk membela mereka, tapi mereka tidak melakukan apa pun saat kita butuh,” ujar Trump.

Trump juga menegaskan bahwa AS mampu bertindak sendiri tanpa bantuan NATO.

AS Siapkan Operasi Lebih Besar, Termasuk Darat

Militer AS kini mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk operasi darat untuk menguasai Pulau Kharg—salah satu pusat ekspor minyak utama Iran.

Sebanyak 5.000 personel Marinir AS dilaporkan telah dikerahkan ke kawasan tersebut sebagai bagian dari strategi militer.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com