Nasional . 20/03/2026, 11:17 WIB

Hemat BBM dan Energi, ASN dan Swasta Siap-Siap WFH Habis Lebaran 2026, Begini Skemanya!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Kebijakan ini sekaligus menandai pergeseran pola kerja di Indonesia yang semakin fleksibel. Setelah sebelumnya WFH banyak diterapkan saat pandemi, kini konsep tersebut kembali dihidupkan sebagai solusi menghadapi tantangan ekonomi global.

Dengan WFH, diharapkan:

  • Mobilitas kendaraan berkurang

  • Konsumsi BBM menurun

  • Produktivitas tetap terjaga melalui sistem kerja digital

Penerapan WFH secara luas tentu akan membawa dampak pada berbagai sektor, di antaranya:

1. Efisiensi Biaya Transportasi

Pekerja dapat menghemat biaya perjalanan harian, sementara perusahaan juga bisa menekan biaya operasional tertentu.

2. Perubahan Pola Konsumsi

Sektor transportasi dan bisnis berbasis mobilitas kemungkinan akan mengalami penyesuaian.

3. Dorongan Digitalisasi

WFH akan mendorong penggunaan teknologi digital yang lebih masif, mulai dari meeting online hingga sistem kerja berbasis cloud.

Meski menawarkan banyak manfaat, kebijakan ini juga memiliki sejumlah tantangan, seperti:

  • Tidak semua sektor bisa menerapkan WFH

  • Potensi penurunan produktivitas jika tidak diawasi dengan baik

  • Kesiapan infrastruktur digital di berbagai daerah

Oleh karena itu, pemerintah diharapkan menyiapkan panduan teknis yang jelas agar kebijakan ini berjalan efektif.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com