Hindari Macet Ekstrem, Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA dan Hindari Balik ke Jakarta pada 24 Maret

news.fin.co.id - 23/03/2026, 19:58 WIB

Hindari Macet Ekstrem, Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA dan Hindari Balik ke Jakarta pada 24 Maret

Dokumentasi arus lalu lintas

fin.co.id -  Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada Selasa (24/3/2026). Untuk mengantisipasi kemacetan ekstrem, kepolisian mulai menyiagakan skema rekayasa lalu lintas nasional dan mengimbau masyarakat mengatur ulang jadwal kepulangan.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan, berdasarkan hasil evaluasi bersama para pemangku kepentingan (stakeholder), arus balik tahun ini diperkirakan terbagi dalam dua gelombang. Tahap pertama diprediksi terjadi pada 23–24 Maret, sementara tahap kedua pada 28–29 Maret 2026.

"Dengan pembagian pola ini, diharapkan kepadatan kendaraan dapat terurai sehingga perjalanan masyarakat tetap berjalan lancar," ujar Agus dalam keterangan resminya, Senin (23/3/2026).

Menindaklanjuti koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, Polri akan menerapkan skema one way (satu arah) nasional yang dijadwalkan mulai berlaku pada Selasa (24/3). Selain itu, rekayasa one way lokal juga akan diterapkan secara bertahap di titik-titik krusial.

Advertisement

Peningkatan volume kendaraan saat ini mulai terpantau di beberapa wilayah strategis, seperti Semarang Raya, Jabodetabek, serta kawasan wisata di Bali, Malang, dan Jawa Barat.

Data Kemenhub mencatat rekor baru pada arus mudik 18 Maret lalu, di mana lebih dari 270.000 kendaraan keluar melalui empat gerbang tol utama secara bersamaan. Mayoritas kendaraan tersebut menuju arah Tol Trans-Jawa.

Imbauan WFA

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, meminta masyarakat menghindari perjalanan tepat pada hari puncak untuk meminimalisasi risiko kemacetan total di jalur tol menuju Jakarta.

Sebagai solusi, pemerintah menyarankan pemudik untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja bagi instansi yang memungkinkan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik pada 24 Maret. Bagi yang memiliki fasilitas WFA, bisa menunda kepulangan hingga 26-28 Maret 2026," tutur Aan.

Saat ini, Korlantas Polri terus memantau pergerakan volume kendaraan di lapangan. Meski terjadi peningkatan signifikan, pihak kepolisian mengeklaim situasi di jalur utama mudik masih dalam kondisi terkendali.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.