fin.co.id - Kecelakaan hebat mengguncang Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat, setelah sebuah pesawat komersial milik maskapai Air Canada menabrak kendaraan penyelamat dan pemadam kebakaran (RFF). Insiden yang terjadi di atas landasan pacu ini mengakibatkan bagian hidung pesawat hancur berantakan dan memaksa otoritas bandara menghentikan seluruh operasional penerbangan.
Peristiwa mencekam ini berlangsung pada Minggu 22 Maret 2026 pukul 23.45 waktu setempat, atau Senin siang waktu Jakarta. Pesawat jenis Bombardier CRJ-900 tersebut baru saja menyentuh landasan saat tiba-tiba menghantam kendaraan pemadam yang tengah merespons insiden lain di area bandara.
Otoritas Bandara New York dan New Jersey mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini memakan korban jiwa. Dua orang yang merupakan pilot dan kopilot pesawat dinyatakan tewas. Selain itu, petugas medis harus melarikan sedikitnya 41 orang ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Dua personel otoritas bandara yang berada di dalam kendaraan pemadam juga mengalami luka-luka akibat hantaman keras tersebut. Pihak Air Canada menjelaskan bahwa pesawat regional yang dioperasikan oleh Jazz Aviation ini mengangkut 72 penumpang dan empat awak kabin dalam penerbangan dari Bandara Internasional Montreal-Pierre Elliott Trudeau.
Kondisi Pesawat Hancur Parah
Sejumlah foto dan video yang beredar dari lokasi kejadian menunjukkan kerusakan yang sangat fatal. Bagian hidung atau nose gear pesawat tampak ringsek dan hancur total hingga memperlihatkan kabel-kabel serta puing yang menggantung dari area kokpit.
Di sisi lain, kendaraan darurat yang tertabrak terlihat dalam kondisi rusak berat dan terguling di sisi Runway 4. Petugas segera mengaktifkan tangga evakuasi darurat pada pintu pesawat untuk menyelamatkan para penumpang yang terjebak di dalam kabin sesaat setelah benturan terjadi.
Operasional Bandara Lumpuh Total