Iran Klaim Berhasil Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln dengan Rudal Jelajah

news.fin.co.id - 25/03/2026, 21:16 WIB

Iran Klaim Berhasil Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln dengan Rudal Jelajah

Iran klaim berhasil menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan rudal jelajah.

fin.co.id - Militer Iran mengklaim berhasil menargetkan kapal induk USS Abraham Lincoln dengan rudal jelajah pantai, menurut media pemerintah Iran, IRNA, Rabu, 25 Maret 2026.

Press TV menerbitkan video yang menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran menembakkan rudal ke kapal induk AS, sementara kantor berita IRNA mengutip pejabat Angkatan Laut Iran, menggambarkan keberhasilan operasi tersebut.

Menurut IRNA, komandan Angkatan Laut Iran, Laksamana Muda Shahram Irani, mengatakan, pergerakan kapal induk USS Abraham Lincoln terus dipantau dan akan menjadi sasaran begitu memasuki jangkauan sistem rudal Iran.

Kantor berita tersebut mengatakan bahwa rudal jelajah yang mampu menyerang target pantai diluncurkan ke arah kelompok kapal induk AS, memaksa kapal tersebut untuk mengubah posisi.

Advertisement

Tidak Ada Konfirmasi dari AS

Hingga kini tidak ada tanggapan dari AS mengenai klaim Iran soal serangan ke USS Abraham Lincoln.

Sebelumnya di awal pekan ini, USS Gerald R. Ford, kapal induk terbesar di dunia yang telah menjadi bagian dari operasi perang di Timur Tengah, dilaporkan fotografer AFP kembali ke pangkalan Angkatan Laut di Pulau Kreta, Yunani.

“Menarik (USS Gerald) Ford dari medan perang untuk jangka waktu yang signifikan berarti berkurangnya dukungan AS untuk upaya perang,” kata Daniel Schneiderman, direktur program kebijakan global di Penn Washington.

“Peran Ford dalam pertahanan Israel sangat signifikan,” lanjut Schneiderman.

AS dan Israel telah melakukan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID