fin.co.id - Sebuah insiden kecelakaan tunggal melibatkan mobil listrik merek BYD berwarna hitam mengejutkan warga di jantung Ibu Kota. Kendaraan tersebut hilang kendali hingga menerjang batu pembatas jalan (kanstin) dan berakhir di dalam kolam air mancur Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu 25 Maret 2026 pagi.
Berdasarkan rekaman CCTV dan video amatir yang beredar luas di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @kabar.otista, mobil listrik tersebut mulanya melaju dengan kecepatan stabil. Namun, secara tiba-tiba kendaraan menghantam deretan cone pembatas jalan. Alih-alih berhenti, mobil terus meluncur naik ke atas trotoar, menabrak kanstin beton, hingga akhirnya "berenang" di dalam kolam ikonik Jakarta tersebut.
Kerusakan Fasilitas Umum di Bundaran HI
Akibat benturan keras tersebut, fasilitas di kompleks air mancur Bundaran HI mengalami kerusakan fisik. Pantauan di lokasi menunjukkan bagian selatan kanstin beton setinggi 20 sentimeter tampak hancur dan ambrol. Panjang kerusakan pada pembatas jalan tersebut diperkirakan mencapai lima meter.
Meski demikian, struktur utama plaza air mancur Bundaran HI terpantau masih dalam kondisi baik. Kerusakan tampaknya tidak merembet ke area dalam kolam. Lampu-lampu hias yang tertanam di sisi selatan kolam tidak menunjukkan adanya bekas goresan atau kaca yang pecah. Menariknya, pemandangan di dalam kolam tetap terlihat kontras dengan insiden tersebut; sejumlah ikan hias berwarna kuning tetap berenang dengan tenang seolah tidak terganggu oleh masuknya kendaraan berukuran besar itu.
Reaksi Netizen: Soroti Etika Berkendara 2026
Insiden ini langsung memicu gelombang komentar dari warganet. Banyak netizen yang merasa heran dengan tingginya angka kecelakaan unik di awal tahun 2026 ini. Beberapa komentar bernada sarkasme hingga kritik tajam membanjiri kolom interaksi media sosial.
"Ada apa sih, awal tahun 2026 banyak banget mobil [kecelakaan]. Kalau tidak menabrak orang di pinggir jalan, ya nyelonong saja seperti ini," tulis salah satu netizen yang merasa resah dengan keamanan jalan raya belakangan ini.
Warganet lain juga menyoroti perilaku mengemudi masyarakat yang dinilai semakin menurun konsentrasinya. "Banyak orang menyetir tidak benar belakangan ini," timpal akun lainnya.