Komisi X DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Prioritas di Tengah Isu Efisiensi Energi

news.fin.co.id - 26/03/2026, 16:56 WIB

Komisi X DPR Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tetap Prioritas di Tengah Isu Efisiensi Energi

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

fin.co.id – Komisi X DPR RI menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar secara tatap muka tetap menjadi pilihan utama, meskipun muncul wacana efisiensi energi akibat dinamika geopolitik global.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang tidak mengalihkan sistem pembelajaran secara luas ke metode daring.

Menurutnya, interaksi langsung antara guru dan siswa masih menjadi elemen penting dalam proses pendidikan yang tidak bisa tergantikan sepenuhnya oleh teknologi.

“Pembelajaran tatap muka dinilai lebih efektif karena memungkinkan penguatan pemahaman materi, interaksi sosial, serta pelaksanaan kegiatan praktikum yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh sistem daring. Hal ini menjadi alasan utama mengapa sekolah tetap didorong untuk berjalan normal," ujar Hetifah, di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.

Advertisement

Ia juga menyoroti bahwa kebijakan zonasi sekolah turut berkontribusi dalam menekan konsumsi energi, karena sebagian besar siswa kini bersekolah di lokasi yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya sehingga mobilitas harian menjadi lebih efisien.

Di sisi lain, Komisi X mengingatkan bahwa penerapan pembelajaran daring secara masif berpotensi menimbulkan sejumlah tantangan, seperti penurunan capaian belajar (learning loss), terbatasnya interaksi antara guru dan siswa, hingga kesenjangan akses teknologi di berbagai daerah.

Selain itu, aspek sosial dan emosional peserta didik juga dikhawatirkan terdampak akibat minimnya interaksi langsung, yang dapat memengaruhi pembentukan karakter serta kemampuan sosial mereka.

Meski begitu, pembelajaran daring tetap dinilai relevan sebagai alternatif dalam situasi tertentu, seperti saat terjadi bencana atau gangguan akses pendidikan.

Komisi X DPR RI pun mendorong pemerintah daerah untuk melanjutkan kegiatan belajar tatap muka setelah libur Idul Fitri, sembari terus meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu menjawab tantangan global.

Doddy Suryawan/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID