Iran Tuduh AS dan Israel Lakukan Genosida, 1.000 Sekolah Hancur dalam 27 Hari Perang
Ketegangan di kawasan Asia Barat kembali memanas setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan tuduhan serius terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Tindakan tersebut menunjukkan keberanian melakukan kejahatan berat tanpa rasa takut akan hukuman.
Seruan Global untuk Mengecam
Iran mendesak seluruh negara di dunia untuk tidak tinggal diam dan segera mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral internasional.
Araghchi menegaskan:
Baca Juga
-
Kekerasan tidak boleh dinormalisasi
-
Pelanggaran HAM harus ditindak
-
Dunia internasional harus bersikap tegas
Baca Juga
Di tengah memanasnya konflik, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengambil posisi netral dengan menyerukan de-eskalasi.
Indonesia meminta:
-
Amerika Serikat dan Israel menghentikan serangan ke Iran
-
Iran juga diminta menghentikan serangan ke negara tetangga
Negara-negara yang disebut antara lain:
-
Uni Emirat Arab
-
Arab Saudi
-
Qatar
-
Oman
-
Bahrain
-
Kuwait
-
Yordania
Saat ini, posisi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia PBB dipegang oleh diplomat Indonesia, Sidharto Reza Suryodipuro.
Namun hingga kini:
-
Belum ada pernyataan resmi lanjutan terkait posisi Indonesia
-
Pemerintah masih menahan sikap secara diplomatis
Konflik ini juga menunjukkan perubahan besar dalam cara perang modern dijalankan.
Menurut laporan: