-
Lebih dari 1.000 target dihantam dalam 24 jam pertama
-
Skala operasi disebut hampir dua kali lipat dibanding Perang Irak 2003
Menariknya, perang ini juga melibatkan teknologi kecerdasan buatan (AI):
-
Digunakan untuk menyaring data intelijen
-
Membantu menentukan target serangan
-
Mempercepat pengambilan keputusan militer
Hal ini menandai era baru di mana algoritma ikut berperan dalam keputusan hidup dan mati di medan perang. (*)