Internasional . 30/03/2026, 12:41 WIB

Iran Diklaim Telah Hancur! Donald Trump Desak Arab Saudi Segera Normalisasi dengan Israel Sekarang!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Jika Arab Saudi bergabung dalam kesepakatan tersebut, para analis menilai dampaknya bisa sangat besar bagi stabilitas kawasan, termasuk membuka jalur perdagangan strategis yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa.

Trump juga memaparkan visi lebih luas mengenai integrasi ekonomi kawasan. Menurutnya, kerja sama antara Israel dan negara-negara Teluk dapat menciptakan sistem perdagangan dan keamanan baru yang lebih kuat.

Salah satu fokus utama adalah pengamanan jalur perdagangan internasional di kawasan Teluk, terutama di wilayah Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi energi terpenting di dunia.

Trump menyebut bahwa Amerika Serikat berencana membangun sistem pertahanan udara dan maritim terpadu bersama negara-negara sekutu di kawasan Teluk.

Tujuannya adalah menjamin keamanan jalur pelayaran global sekaligus memperkuat isolasi diplomatik terhadap Iran.

Langkah tersebut juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga energi dunia, mengingat sebagian besar ekspor minyak global melewati Selat Hormuz.

Operasi Militer “Epic Fury”

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga memaparkan perkembangan operasi militer yang tengah berlangsung melawan Iran.

Operasi tersebut diberi sandi Operation Epic Fury dan dimulai sejak 28 Februari 2026. Operasi ini melibatkan kekuatan militer Amerika Serikat dan sekutunya dengan target utama infrastruktur militer Iran.

Trump mengklaim bahwa operasi tersebut telah berhasil menghancurkan sekitar 90 persen kemampuan rudal balistik dan drone milik Iran.

“Kami percaya bahwa kami telah menyelamatkan seluruh Timur Tengah, bukan hanya Israel. Hal ini terbukti dari banyaknya serangan roket yang sering menargetkan Arab Saudi,” ujar Trump.

Selain itu, laporan dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyebut lebih dari 140 kapal perang Iran telah dihancurkan dalam operasi tersebut.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur perdagangan energi di Selat Hormuz tetap terbuka bagi perdagangan global.

Trump juga menyebut bahwa serangan militer Amerika menggunakan teknologi persenjataan canggih untuk melumpuhkan pusat komando militer Iran serta fasilitas produksi rudal bawah tanah.

“Selama 47 tahun, Iran dikenal sebagai pengganggu di Timur Tengah, tapi itu sudah berakhir. Sekarang mereka sedang melarikan diri dan hancur lebur,” kata Trump.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com