Makin Panas! Iran Klaim Hantam Persembunyian 500 Tentara AS di Dubai dengan Rudal dan Drone

news.fin.co.id - 30/03/2026, 16:30 WIB

Makin Panas! Iran Klaim Hantam Persembunyian 500 Tentara AS di Dubai dengan Rudal dan Drone

Kim Jong Un Hujani Laut Jepang dengan 10 Rudal Balistik

fin.co.id - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap target yang diduga menjadi tempat persembunyian pasukan Amerika Serikat di Dubai, wilayah yang berada di Uni Emirat Arab.

Serangan tersebut diklaim dilakukan menggunakan rudal dan drone oleh pasukan Iran pada Sabtu (28/3/2026). Menurut pernyataan militer Iran, target yang diserang merupakan lokasi yang digunakan oleh ratusan tentara Amerika yang ditempatkan di kawasan Teluk.

Klaim ini semakin menambah panas konflik yang sedang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat beserta sekutunya di Timur Tengah.

Advertisement

Juru bicara militer dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ebrahim Zolfaghari, mengatakan bahwa operasi militer tersebut berhasil menghantam dua lokasi yang menjadi tempat persembunyian sekitar 500 tentara Amerika Serikat.

Menurut Zolfaghari, serangan itu dilancarkan menggunakan kombinasi rudal balistik dan pesawat tanpa awak atau drone.

“Pasukan Iran telah berhasil menghantam dua lokasi tempat persembunyian sekitar 500 pasukan AS di Dubai. Kami menyerang dengan rudal dan drone yang mengakibatkan kerugian besar bagi mereka,” ujar Zolfaghari seperti dilaporkan media internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui jaringan media Iran dan dilaporkan oleh sejumlah media global.

Zolfaghari juga menyatakan bahwa sebelumnya Iran telah memperingatkan Amerika Serikat terkait keberadaan pasukan mereka di kawasan Teluk.

Menurutnya, pasukan Amerika kini disebut tidak lagi berada di markas militer utama dan justru menyebar ke berbagai lokasi untuk menghindari serangan Iran.

Ia menyebut langkah tersebut sebagai upaya untuk bersembunyi dari dampak serangan yang dilakukan oleh militer Iran.

“Pasukan AS telah bersembunyi di tempat-tempat di luar markas setelah kehancuran yang kami timbulkan,” kata Zolfaghari dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Iran.

Pernyataan tersebut juga disampaikan melalui media Iran yang melaporkan perkembangan konflik di kawasan.

Advertisement

Selain mengklaim keberhasilan serangan tersebut, pejabat militer Iran juga melontarkan ancaman keras kepada Amerika Serikat.

Zolfaghari menegaskan bahwa kawasan Timur Tengah bisa menjadi tempat yang berbahaya bagi pasukan Amerika jika konflik terus berlanjut.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID