Pasukan IRGC Iran Rontokkan Lima Drone Canggih Israel di Kawasan Pantai Selatan

news.fin.co.id - 30/03/2026, 10:39 WIB

Pasukan IRGC Iran Rontokkan Lima Drone Canggih Israel di Kawasan Pantai Selatan

IRGC Iran umumkan jatuhnya lima drone Hermes 900 milik Israel di pantai selatan. Total 140 drone lawan diklaim telah hancur selama konflik Perang Ramadan.Foto:X

fin.co.id – Eskalasi militer di wilayah Teluk semakin meruncing setelah unit Pertahanan Udara Iran melaporkan keberhasilan mereka menjatuhkan lima pesawat nirawak (drone) canggih milik Israel. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengonfirmasi bahwa armada drone jenis Hermes tersebut hancur saat melintas di atas pesisir selatan negara itu.

Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengumumkan pada Minggu bahwa penghancuran lima drone tersebut melibatkan unit Basij dari Pasukan Darat IRGC bersama warga lokal Hormozgan di sepanjang garis pantai selatan.

Aksi ini merupakan bagian dari sistem pertahanan aktif Iran dalam menghadapi apa yang mereka sebut sebagai agresi Amerika Serikat dan Israel selama periode Perang Ramadan.

Melansir laporan Tasnim, tambahan lima unit yang jatuh ini membuat total pesawat nirawak musuh yang berhasil dilumpuhkan Iran mendekati angka 140 unit. Selain itu, otoritas militer Iran mengklaim bahwa jumlah jet tempur generasi F milik pihak lawan yang berhasil ditembak jatuh kini mulai menyentuh angka dua digit.

Advertisement

Spesifikasi dan Nilai Strategis Hermes 900

Drone yang dijatuhkan tersebut diidentifikasi sebagai Hermes 900, sebuah pesawat tanpa awak (UAV) jarak jauh yang diproduksi oleh Elbit Systems asal Israel. Pesawat ini dirancang khusus untuk menjalankan misi taktis tingkat tinggi, termasuk pengintaian, pemantauan wilayah, hingga dukungan intelijen di medan tempur.

Secara nilai ekonomi dan strategis, Hermes 900 merupakan aset yang sangat mahal. Satu unit drone besar ini diperkirakan memiliki nilai sekitar 10 juta dolar. Keberhasilan unit pertahanan udara Iran menjatuhkan lima unit sekaligus dalam satu hari di pesisir Hormozgan menandakan ketatnya pengawasan wilayah udara Iran di tengah ancaman serangan udara yang terus membayangi kawasan Timur Tengah.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID