Strategi Pajak Nol Persen: Cara Vietnam Redam Efek Perang Timur Tengah ke Harga BBM

news.fin.co.id - 30/03/2026, 09:35 WIB

Strategi Pajak Nol Persen: Cara Vietnam Redam Efek Perang Timur Tengah ke Harga BBM

Ilustrasi BBM

fin.co.id - Di tengah gejolak harga minyak mentah dunia akibat konflik bersenjata di Timur Tengah, Vietnam mengambil langkah berani yang berbeda dari mayoritas negara lain. Alih-alih mengerek harga energi untuk mengamankan anggaran, Pemerintah Vietnam justru menurunkan harga jual retail bahan bakar minyak (BBM) di pasar domestik per Jumat 27 Maret 2026 lalu.

Kebijakan strategis ini merupakan tindak lanjut langsung dari keputusan Perdana Menteri Vietnam yang memberikan relaksasi pajak secara besar-besaran. Media lokal Vietnam, Dantri dan Baonghean, melaporkan bahwa penurunan harga bensin dan solar ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat serta menjaga stabilitas nasional.

Penghapusan Tiga Jenis Pajak Sekaligus

Dasar hukum kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Perdana Menteri Nomor 482/QD-TTg. Regulasi tersebut mengatur penerapan pajak perlindungan lingkungan, pajak pertambahan nilai (PPN), dan pajak konsumsi khusus untuk kepentingan nasional. Terhitung mulai pukul 00.00 tanggal 27 Maret hingga 15 April 2026, pemerintah memberikan keringanan pajak yang sangat signifikan.

Advertisement

Dalam periode singkat tersebut, pemerintah menetapkan tarif pajak perlindungan lingkungan untuk bensin, solar, dan bahan bakar penerbangan sebesar nol persen. Selain itu, pemerintah juga membebaskan kewajiban pembayaran PPN serta menetapkan pajak cukai untuk seluruh jenis bensin pada angka nol persen.

"Intervensi khusus dari pemerintah dengan memangkas tiga pajak sekaligus hingga nol mencerminkan betapa parahnya tekanan harga energi global terhadap ekonomi domestik," tulis laporan Baonghean.

Rincian Harga Terbaru: Bensin Turun Ribuan Rupiah

Melalui revisi harga terbaru ini, masyarakat Vietnam kini menikmati harga BBM yang jauh lebih terjangkau. Harga bensin jenis E5 RON 92 turun sebesar VND 4.750 atau sekitar Rp3.052 menjadi VND 23.320 (setara Rp14.984) per liter.

Sementara itu, penurunan paling tajam terjadi pada bensin jenis RON 95 yang menyusut sebesar VND 5.620 atau sekitar Rp3.611 menjadi VND 24.330 (setara Rp15.633). Di sektor industri dan transportasi berat, harga solar juga mengalami koreksi ke bawah sebesar VND 2.450 (Rp1.574) menjadi VND 35.440 (setara Rp22.772) per liter.

Strategi Redam Inflasi

Langkah ini menjadi penurunan harga bensin kedua secara berturut-turut dalam kurun waktu singkat. Jika kita melihat tren sejak awal tahun, fluktuasi harga BBM di Vietnam memang sangat dinamis. Tercatat, harga bensin RON 95 telah mengalami 10 kali kenaikan, tujuh kali penurunan, dan dua kali stagnan.

Sebelum kebijakan pajak nol persen ini terbit, pemerintah Vietnam juga telah menghapus bea impor bahan bakar hingga akhir April mendatang. Meskipun langkah ini berpotensi mengurangi pendapatan anggaran negara hingga lebih dari 1 triliun VND (sekitar Rp650 miliar), pemerintah menganggap pengorbanan fiskal ini perlu demi menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian geopolitik global.(*).

Advertisement
Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.