Politik . 30/03/2026, 15:12 WIB

Videografer Asal Sumut Bantah Korupsi, Ungkap Kronologi Proyek Video Profil Desa

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

"Dan di konferensi juga Pak, kepala desa yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum yang seharusnya menjadi saksi yang memberatkan saya, tidak ada yang memberatkan saya, Pak. Mereka menyatakan mereka puas dengan hasil pekerjaan ini. Karena di dalam 20 desa ini Pak, saya bersama tim itu turun langsung, saya selalu ikut Pak, saya selalu ikut dalam pekerjaan ini begitu," lanjutnya.

Ia mengaku tidak memahami alasan dirinya dijerat dalam kasus tersebut, mengingat posisinya hanya sebagai penyedia jasa tanpa kewenangan dalam pengelolaan anggaran desa.

“Saya hanya pekerja ekonomi kreatif yang saya takutkan jika hal ini terjadi, kami anak-anak muda pekerja ekonomi kreatif di Indonesia akan takut untuk bekerja sama dengan pemerintah," tuturnya.

"Saya hanya mencari keadilan, saya cuma pekerja ekonomi kreatif biasa Pak. Saya tidak punya wewenang dalam anggaran Pak, sederhananya saya hanya menjual. Kalau memang itu kemahalan kenapa tidak ditolak saja? Atau kalau tidak sesuai kenapa harus menjelaskan? Tidak perlu saya dipenjarakan karena pekerjaan ini kami lakukan tahun 2020 juga saat pandemi hanya untuk bertahan hidup dan untuk memajukan Kabupaten Karo," sambungnya.

Anisha Aprilia/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com