Isu Harga BBM Naik, Warga Tangerang Serbu SPBU

news.fin.co.id - 31/03/2026, 21:16 WIB

Isu Harga BBM Naik, Warga Tangerang Serbu SPBU

Panic buying terjadi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tangerang. (rfh)

fin.co.id -  Gelombang pembelian panik (panic buying) terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tangerang, Selasa (31/3/2026) malam. Hal ini dipicu oleh merebaknya isu rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat.

Pantauan di SPBU 34-15704 Tigaraksa menunjukkan antrean kendaraan yang mengular sejak petang. Di jalur pengisian roda dua, antrean kendaraan membentang hingga sekitar 30 meter. Kondisi serupa terjadi di jalur pengisian kendaraan roda empat, di mana truk dan mobil pribadi tampak memenuhi area SPBU hingga mendekati bahu jalan raya.

Ita, salah seorang warga setempat, mengaku rela mengantre demi mendapatkan bahan bakar sebelum harga resmi berubah. "Katanya harga bensin mau naik, makanya saya langsung isi penuh sekarang," ujarnya di lokasi, Selasa malam.

Dampak isu ini juga dirasakan oleh para pekerja sektor transportasi. Kariri, seorang pengemudi ojek daring, mengaku harus menghabiskan waktu hingga 45 menit hanya untuk mencapai dispenser pengisian. Menurutnya, kepadatan serupa juga terjadi di kawasan Gading Serpong dan Citra Raya.

Advertisement

"Biasanya di sini cuma 15 menit. Tadi keliling di Gading Serpong dan Citra Raya sudah penuh semua," kata Kariri.

Bagi Kariri dan rekan seprofesinya, kenaikan harga BBM menjadi beban ganda di tengah skema tarif ojek yang sudah ketat. Ia menyebut, dalam sehari pengeluaran untuk BBM bisa mencapai Rp 80.000.

"Kami sudah terkena potongan dari tarif hemat. Kalau BBM naik lagi, kondisinya makin parah bagi kami,"

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.