Internasional . 01/04/2026, 19:02 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Menanggapi ancaman tersebut, pemerintah Amerika Serikat menyatakan siap menghadapi segala kemungkinan serangan yang mungkin terjadi.
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa militer Amerika telah bersiaga untuk mengantisipasi berbagai bentuk ancaman dari Iran.
“Militer Amerika Serikat siap dan telah siap untuk membatasi setiap serangan oleh Iran,” kata pejabat tersebut.
Menurutnya, kesiapan tersebut terbukti dari menurunnya intensitas serangan rudal balistik dan drone Iran yang sebelumnya sempat meningkat.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Washington tetap mempertahankan posisi defensif sekaligus siap melakukan respons jika terjadi eskalasi lebih lanjut.
Salah satu alasan mengapa perusahaan teknologi menjadi perhatian dalam konflik ini adalah peran penting teknologi dalam operasi militer modern.
Militer Amerika Serikat diketahui sangat bergantung pada Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta sistem berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Sistem tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dalam jaringan intelijen yang sangat kompleks.
Jaringan ini menggabungkan berbagai sumber data seperti:
satelit pengawasan
drone pemantau
intelijen sinyal
analisis data secara real-time
Melalui integrasi tersebut, militer mampu mengidentifikasi serta melacak potensi ancaman dengan lebih cepat dan akurat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media