Ekonomi . 01/04/2026, 15:54 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
“Iran tidak harus membuat kesepakatan dengan saya,” ujarnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Washington masih memiliki pandangan yang beragam mengenai cara mengakhiri konflik tersebut.
Jika konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran benar-benar berakhir dalam waktu dekat, dampaknya terhadap harga emas bisa cukup kompleks.
Beberapa analis memperkirakan dua kemungkinan utama.
Jika situasi geopolitik benar-benar stabil, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas kemungkinan akan menurun.
Investor bisa kembali beralih ke aset berisiko seperti saham atau komoditas industri.
Dalam skenario ini, harga emas berpotensi mengalami koreksi.
Namun ada juga kemungkinan emas tetap bertahan di level tinggi.
Hal ini bisa terjadi jika:
inflasi global masih tinggi
suku bunga tetap rendah
ketidakpastian ekonomi global masih berlangsung
Dalam kondisi tersebut, emas masih dianggap sebagai aset lindung nilai yang penting bagi investor.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media