Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei Serukan Aksi Tanam Pohon untuk Kenang Martir Perang Iran

news.fin.co.id - 02/04/2026, 14:33 WIB

Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei Serukan Aksi Tanam Pohon untuk Kenang Martir Perang Iran

Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei

fin.co.id - Di tengah eskalasi konflik bersenjata yang masih membara, Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, mengeluarkan seruan nasional yang menyentuh sisi kemanusiaan. Beliau mengajak seluruh rakyat Iran untuk melakukan aksi penanaman bibit pohon di seluruh pelosok negeri sebagai bentuk penghormatan tertinggi bagi para martir yang gugur dalam peperangan.

Dalam pesan resminya memperingati Hari Republik Islam dan menyambut Hari Alam, sang Pemimpin menegaskan bahwa menanam pohon bukan sekadar aktivitas ekologi, melainkan simbol harapan, pembangunan, dan ketangguhan nasional. Beliau memuji martabat rakyat Iran yang tetap teguh meski perayaan Nowruz tahun ini bersinggungan dengan situasi darurat militer.

Ayatollah Mojtaba Khamenei mendorong warga di perkotaan maupun pedesaan untuk menanam pohon produktif (berbuah) mulai dari Hari Alam hingga akhir musim semi mendatang. Gerakan ini diharapkan mencapai puncaknya pada bulan Farvardin dengan dukungan penuh dari otoritas terkait.

"Aksi ini merupakan langkah berharga menuju rekonstruksi dan pembangunan masa depan cerah bagi negara, terutama di tengah agresi militer yang bahkan telah merusak ruang alam dan lingkungan kita," ungkap Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei sebagaimana dikutip dari Tasnim News.

Advertisement

Respon atas Tragedi Kemanusiaan

Seruan ini muncul sebagai reaksi emosional atas jatuhnya banyak korban sipil, termasuk insiden tragis yang menimpa anak-anak sekolah akibat serangan udara. Sang Pemimpin menyebut tindakan musuh sebagai perbuatan brutal dan tidak manusiawi. Sebagai jawaban atas kehancuran tersebut, rakyat Iran akan menanam bibit pohon atas nama para martir, khususnya mereka yang menjadi korban dalam apa yang beliau sebut sebagai "perang paksaan ketiga."

Perlu diketahui, situasi keamanan di Iran memburuk secara signifikan sejak 28 Februari lalu pasca pembunuhan pemimpin sebelumnya, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, dalam sebuah operasi militer. Sejak saat itu, kampanye udara besar-besaran dari pihak Amerika Serikat dan rezim Israel telah menghantam berbagai titik strategis di Iran, menyebabkan kerusakan infrastruktur yang masif dan korban jiwa yang terus bertambah.

Melalui gerakan menanam pohon ini, Iran ingin mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa kehidupan dan pertumbuhan nasional mereka tidak akan berhenti meski dihantam agresi. Pohon-pohon buah yang tumbuh nanti diharapkan menjadi simbol kehidupan abadi dan kekuatan bangsa yang tidak tergoyahkan oleh tekanan militer pihak asing.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID