Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Manado, GOR KONI Runtuh dan Telan Korban Jiwa

news.fin.co.id - 02/04/2026, 11:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Manado, GOR KONI Runtuh dan Telan Korban Jiwa

Gempa M7,6 guncang Manado, GOR KONI runtuh dan telan korban jiwa. Foto: Tangkapan Layar X/ @zhoelrina.

fin.co.id - Kabar mengejutkan datang dari Manado. Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis pagi 02 April 2026. Getaran kuat langsung memicu kepanikan warga dan menyebabkan kerusakan serius di sejumlah titik, termasuk fasilitas publik.

Peristiwa ini langsung menjadi sorotan publik. Pasalnya, dampak gempa tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menimbulkan korban jiwa. Situasi di lapangan pun masih berkembang, dengan tim penyelamat yang terus bekerja tanpa henti.

Salah satu bangunan yang terdampak cukup parah adalah gedung olahraga milik KONI Manado yang berlokasi di Sario Utara. Struktur bangunan tidak mampu menahan guncangan besar, sehingga beberapa bagian roboh dalam waktu singkat.

Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kondisi GOR yang memprihatinkan. Puing-puing bangunan tampak berserakan di sekitar lokasi, menandakan kerusakan yang tidak bisa dianggap ringan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berusaha menjauh demi menghindari risiko tertimpa reruntuhan.

Advertisement

Di tengah situasi darurat tersebut, kabar duka datang dari salah satu warga. Seorang perempuan bernama Deice Lahia (69) meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan.

Petugas gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Selanjutnya, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa gempa bumi tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga bisa merenggut nyawa dalam hitungan detik.

Saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di berbagai titik terdampak. Mereka berupaya memastikan tidak ada korban lain yang terjebak di bawah reruntuhan.

Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan mempertimbangkan kemungkinan adanya korban tambahan. Oleh karena itu, petugas tidak ingin mengambil risiko dan terus memperluas area pencarian.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Warga diminta mengikuti informasi resmi agar tidak terjebak hoaks atau kabar yang belum terverifikasi.

Peristiwa gempa bermagnitudo besar ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Infrastruktur, sistem tanggap darurat, hingga kesiapan masyarakat kembali diuji.

Kerusakan pada GOR KONI Manado menunjukkan bahwa bangunan publik pun tidak luput dari risiko. Hal ini menegaskan pentingnya standar konstruksi yang tahan gempa, terutama di wilayah rawan.

Di sisi lain, respons cepat dari tim SAR dan evakuasi korban menunjukkan bahwa koordinasi darurat berjalan. Namun, evaluasi tetap diperlukan agar penanganan ke depan bisa lebih optimal.

Advertisement
Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis gaya hidup yang berfokus pada tren kecantikan dan fenomena viral. Berdedikasi mengulas tips perawatan diri yang praktis serta kurasi tren terkini di media sosial. Menyajikan informasi yang inspiratif, akurat, dan relevan bagi kebutuhan gaya hidup modern