Internasional . 02/04/2026, 19:54 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Macron juga memperingatkan bahwa operasi militer di wilayah tersebut dapat memicu dampak yang jauh lebih luas.
Jika konflik semakin meningkat, jalur perdagangan energi global dapat mengganggu dan memicu naiknya harga minyak dunia.
Selain itu, keamanan kapal-kapal sipil yang melintas di Selat Hormuz juga akan terancam.
Hal ini tentu akan berdampak pada perekonomian global, terutama bagi negara-negara yang sangat bergantung pada impor energi dari kawasan Timur Tengah.
Prancis selama ini dikenal lebih mendorong pendekatan diplomatik dalam menyelesaikan konflik internasional.
Macron menegaskan bahwa solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas di kawasan Timur Tengah harus melalui dialog, kerja sama internasional, serta upaya meredakan ketegangan antara negara-negara yang terlibat konflik.
Menurutnya, langkah militer justru memperpanjang krisis dan menciptakan ancaman baru bagi keamanan global. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media