fin.co.id - Ruas Jalan Ki Mas Laeng, tepatnya di depan Polsek Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kembali tergenang air setinggi sekitar 30 sentimeter pascahujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini memperparah kemacetan panjang di jalur milik Provinsi Banten yang setiap harinya cukup padat kendaraan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air menutupi badan jalan sepanjang puluhan meter. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju mereka, yang memicu antrean panjang hingga ke persimpangan jalan. Terlebih, ruas jalan ini merupakan titik pertemuan arus (pertigaan) sehingga hambatan sekecil apa pun langsung berdampak pada kepadatan lalu lintas.
Meski Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten sebelumnya telah melakukan perbaikan drainase di kawasan tersebut, nyatanya air tetap meluap ke jalan setiap kali hujan turun.
Keluhan datang dari para pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Syarifudin (33), salah seorang pengendara motor, mengaku sangat terganggu dengan kondisi yang terus berulang ini.
"Setiap habis hujan pasti begini. Padahal ini jalan utama dan akses ke kantor polisi juga. Macetnya bisa berkali-kali lipat kalau ada genangan, apalagi pas jam pulang kerja seperti sekarang," ujar Syarifudin saat ditemui di lokasi, Sabtu (4/4/2026).
Senada dengan Syarifudin, Jeremy (28), seorang pengemudi mobil, juga menyayangkan minimnya solusi permanen dari pihak terkait. Menurutnya, perbaikan drainase yang dilakukan sebelumnya seolah tidak memberikan dampak signifikan.
"Katanya drainase sudah diperbaiki, tapi airnya tetap parkir di jalan. Kalau dibiarkan terus, bukan cuma macet, tapi aspal jalan juga cepat rusak dan membahayakan pengendara yang tidak tahu ada lubang di bawah genangan," kata Jeremy.
Hingga berita ini ditulis, kemacetan di depan Polsek Tigaraksa terpantau masih terjadi hingga beberapa kilometer pada sore hari.