Kebakaran SPBE Hebohkan Bekasi! DPRD Desak Penutupan Usai Kebocoran Gas Hanguskan Permukiman

news.fin.co.id - 04/04/2026, 20:59 WIB

Kebakaran SPBE Hebohkan Bekasi! DPRD Desak Penutupan Usai Kebocoran Gas Hanguskan Permukiman

Anggota DPRD Kota Bekasi, Anton.

fin.co.id - Anggota DPRD Kota Bekasi, Anton, mendesak manajemen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) segera menghentikan operasionalnya menyusul insiden kebocoran gas yang memicu kebakaran hebat.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Cinyosng, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIB. Kebakaran yang ditimbulkan menyebabkan sejumlah bangunan di sekitar lokasi ludes dilalap api.

Anton menilai, keberadaan SPBE yang berdekatan dengan permukiman warga menjadi faktor risiko tinggi, sehingga penutupan dinilai sebagai langkah penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Ia juga menyebut, tidak hanya SPBE di Cimuning, namun fasilitas serupa di wilayah lain di Kota Bekasi juga akan dievaluasi dan berpotensi ditutup jika ditemukan pelanggaran.

Advertisement

"Tentunya tidak hanya di Cemuning, melainkan di Kota Bekasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada beberapa SPBE yang ada di Kita Bekasi," tegas Anton saat ditemui di lokasi, Sabtu, 4 April 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar masyarakat tidak kembali menjadi korban akibat insiden serupa.

"Sehingga nanti tidak terulang lagi kejadian yang seperti ini lagi," ujarnya.

Selain itu, Anton juga berencana meninjau aspek perizinan yang dimiliki pihak SPBE, termasuk sertifikat kelayakan fungsi dan Sertifikat Layak Operasi (SLO).

"Kita lihat nanti uji aspek dari pada sertifikat layak fungsinya dan SLO-nya kita juga tinjau. Kalau ada bermasalah mungkin langsung kita tutup," paparnya.

Sementara itu, Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, memastikan pemerintah akan membantu para korban dalam mengurus dokumen penting yang hangus terbakar.

Ia menjelaskan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) akan turun langsung ke lokasi untuk memberikan layanan jemput bola melalui posko pengaduan.

"Tindakan kami sudah melaporkan ke pimpinan, dan pimpinan insyaallah besok, dukcapil akan turun, melakukan pelayanan jemput bola, di posko. Kalau tidak minggu, mungkin Senin, untuk data kependudukan," jelas Maka.

Dimas Rafi/Disway

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID