Pantau Ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika, Bupati Tangerang: Tidak Ada Diskriminasi 

news.fin.co.id - 05/04/2026, 13:37 WIB

Pantau Ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika, Bupati Tangerang: Tidak Ada Diskriminasi 

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya dalam menjaga toleransi dan kebebasan beribadah bagi seluruh warga tanpa diskriminasi. Hal ini disampaikan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Minggu (5/4/2026).

Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim 0510/Tigaraksa dan Kapolres Metro Tangerang, Maesyal memastikan kehadiran negara untuk memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang tengah merayakan hari besar keagamaan.

"Kami hadir untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk jemaat POUK Tesalonika, dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan sedikit pun untuk membatasi, justru pemerintah daerah hadir untuk memfasilitasi," ujar Maesyal Rasyid.

Pernyataan ini sekaligus menepis isu miring terkait pembatasan ibadah di wilayah tersebut. Bupati menegaskan bahwa keberagaman suku dan agama di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan daerah yang harus dijaga melalui semangat saling menghormati.

Advertisement

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Tangerang mempersilakan jemaat memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara, baik untuk ibadah rutin maupun perayaan besar seperti Natal dan Paskah.

"Silakan gunakan tempat ini selama tidak ada kegiatan kedinasan lain, dengan tetap berkoordinasi bersama pihak kecamatan," tambahnya.

Terkait kebutuhan tempat ibadah yang representatif, Maesyal mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda sedang mengkaji solusi permanen. Langkah ini diambil agar jemaat dapat beribadah dengan lebih tenang di masa depan tanpa mengganggu kondusivitas wilayah.

Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang, KH M. Qustulani, menyebutkan bahwa dinamika yang sempat terjadi sebelumnya hanyalah miskomunikasi di tingkat akar rumput.

"Hari ini kita saksikan ibadah berjalan baik. Tidak ada pelarangan. Ini hanya dinamika kecil yang sudah diselesaikan dengan bijak oleh pimpinan daerah," kata Qustulani sembari mengajak warga Teluknaga tetap menjaga predikat wilayahnya sebagai daerah yang toleran.

Sementara itu, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran jajaran pejabat daerah menjadi jawaban atas kerinduan jemaat untuk beribadah dengan layak.

"Kami bersyukur Bapak Bupati, Dandim, dan Kapolres hadir mendengarkan kami. Ini memberikan ketenangan bagi jemaat dalam menjalankan ibadah," tutur Michael.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.