fin.co.id - Suasana haru menyelimuti VIP Room Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu petang, 4 April 2026. Di tengah isak tangis keluarga yang menyambut kedatangan jenazah tiga prajurit TNI penjaga perdamaian yang gugur di Lebanon, sebuah momen menyentuh terekam kamera dan kini menjadi trending di media sosial.
Presiden Prabowo Subianto, yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, tampak mendekati seorang wanita muda yang duduk sambil menggendong bayi mungil berusia tujuh bulan. Wanita itu adalah Hanadita Anjani (26), istri dari Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan. Bayi di gendongannya adalah putra mereka, yang tak lama sebelumnya sempat menatap lekat foto sang ayah yang disemayamkan.
Firasat dan Momen Ciuman dari Sang Presiden
Seolah merasakan duka mendalam yang menyelimuti ibunya, bayi itu terus menangis. Presiden Prabowo yang tiba didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono, tak tinggal diam. Beliau mengusap lembut kepala bayi tersebut, lalu kemudian mendekatkan wajahnya dan mencium keningnya.
Momen tersebut tidak hanya sekali terjadi. Prabowo kembali mengulangi tindakannya saat mengantarkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyalami istri korban. Sikap empati Prabowo ini mengundang simpati publik. Netizen banyak yang membahas ekspresi wajah Prabowo yang tampak tulus dan penuh perhatian.
"Tindakan Bapak Presiden sungguh menyentuh hati. Beliau memberikan penguatan yang sangat berarti bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar seorang netizen di media sosial.
Kehormatan untuk Prajurit Bangsa
Presiden Prabowo juga memberikan penghormatan kepada masing-masing prajurit dengan berdiri di hadapan foto almarhum yang disemayamkan di ruangan tersebut. Beliau juga menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon dan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar.
Tiga prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) adalah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas negara di wilayah Lebanon, dalam rangka menjaga stabilitas dan perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Momen haru di Bandara Soekarno-Hatta ini menjadi pengingat akan pengorbanan para prajurit TNI yang bertugas di luar negeri. Meskipun duka mendalam menyelimuti keluarga, namun dukungan dan simpati dari masyarakat, serta perhatian langsung dari Presiden Prabowo, memberikan kekuatan tersendiri bagi mereka.