IHSG Dibuka Melemah 0,66 Persen, Analisi Ingatkan Potensi Tekanan Masih Berlanjut

news.fin.co.id - 06/04/2026, 11:57 WIB

IHSG Dibuka Melemah 0,66 Persen, Analisi Ingatkan Potensi Tekanan Masih Berlanjut

IHSG merosot tajam usai konflik Iran-AS memanas. Bank Indonesia siap intervensi pasar guna jaga stabilitas Rupiah

Sektor Basic Materials menjadi juru kunci pelemahan saat itu, anjlok 5,01 persen.

Disusul oleh sektor Infrastructures yang tak kalah terpuruk dengan koreksi 3,96 persen.

Analisis Teknikal Makin Menakutkan!

Advertisement

Bukan cuma sentimen global, analisis teknikal dari PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. juga menyajikan gambaran yang bikin deg-degan.

Berdasarkan data yang ada, pola lilin penutup terakhir IHSG membentuk formasi 'bearish belt hold'.

Ini menandakan ada tekanan jual yang kuat dan potensi pelemahan lanjutan.

Lebih parah lagi, posisi IHSG kini berada di bawah Moving Average 5 hari (MA5).

Ditambah lagi, indikator Stochastic menunjukkan sinyal 'dead cross' di area oversold.

Artinya, ada kemungkinan harga akan terus turun sebelum memantul.

Reza Priyambada, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, angkat bicara.

"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6.946 dan resistance pada level 7.075 dengan kecenderungan melemah," jelasnya.

Jadi, ancaman pelemahan lebih lanjut tampaknya masih membayangi pergerakan IHSG dalam waktu dekat.

Anda harus ekstra waspada!

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID