Ekonomi . 07/04/2026, 17:31 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Depresiasi rupiah secara otomatis menaikkan ongkos produksi bagi industri yang mengandalkan bahan baku impor.
Sektor makanan dan minuman akan terdampak karena harga kemasan plastik (turunan minyak) dan bahan baku seperti gandum akan naik.
Dampaknya terhadap perilaku masyarakat mulai terlihat:
Penurunan konsumsi rumah tangga adalah ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat sektor ini adalah penopang utama PDB Indonesia.
Saat konsumen berhenti belanja, roda bisnis melambat, dan ekspansi usaha terhenti. Di tengah situasi ini, stabilitas nilai tukar rupiah menjadi kunci utama.
Tanpa intervensi fiskal dan moneter yang presisi dari Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, tekanan inflasi impor ini dikhawatirkan akan mengubah pola hidup masyarakat Indonesia secara permanen di tahun 2026.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media