fin.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Senin, 6 April 2026 dengan ditutup turun 0,53 persen ke level 6.989,43. Penurunan dipimpin oleh sektor infrastruktur (-0,92 persen) dan consumer non-cyclicals (-0,80 persen).
Di sisi lain, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (*net sell*) sebesar Rp611,26 miliar di pasar reguler. Sejumlah saham yang paling banyak dilepas antara lain BBRI, BMRI, BBCA, BUMI, dan BRMS.
Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, menjelaskan bahwa sentimen negatif dipicu oleh ketegangan geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah.
Menurutnya, pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengancam serangan terhadap infrastruktur di Iran turut menekan psikologi pasar.
Meski demikian, secara teknikal IHSG menunjukkan potensi penguatan. Reza menyebut pola candle terakhir berbentuk small hammer, berada di bawah MA5, dengan indikator MACD yang telah mengalami bullish crossover.
“Dengan kondisi tersebut, IHSG berpeluang mengalami penguatan dalam perdagangan selanjutnya,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.
Rekomendasi Saham Pilihan
Berikut empat saham yang direkomendasikan analis untuk dicermati:
1. BUVA – Buy
* Harga menembus MA5 dan MA20
* Pola white spinning top (indikasi pembalikan arah)
MACD *bullish crossover
Entry: 1.040 – 1.070
Resistance: 1.095 – 1.125
Support: 1.000