Nasional . 08/04/2026, 05:05 WIB

Geger Motor Listrik MBG! Menkeu Purbaya Sebut Pengadaan Pernah Ditolak, Kepala BGN Bilang Begini, Mana yang Benar?

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara mengenai kabar pengadaan motor listrik untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Secara tegas, Menkeu mengingatkan fokus utama dari program besar ini adalah penyaluran nutrisi kepada masyarakat, bukan pengadaan fasilitas kendaraan yang berlebihan.

Purbaya mengungkapkan usulan serupa untuk pengadaan motor dan komputer bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebenarnya sudah pernah diajukan dan berakhir dengan penolakan pada perencanaan sebelumnya.

Ia menegaskan akan melakukan pengecekan ulang (double check) terhadap postur anggaran tahun ini guna memastikan kebijakan yang konsisten.

“Bukan nggak boleh. Kita nggak tahu programnya seperti apa. Tapi harusnya utamanya untuk makanan. Tahun lalu sempat kita nggak mau. Kita menolak untuk membeli komputer yang terlalu banyak dan membeli motor,” tegas Purbaya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Kepala BGN Bantah Isu 70.000 Unit Motor Listrik

Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi terkait informasi yang simpang siur di media sosial.

Belakangan ini, beredar rumor di media sosial yang menyebutkan total pengadaan motor listrik Emmo JVX GT mencapai 70.000 unit.

Ia membantah keras kabar yang menyebutkan pemerintah melakukan pengadaan hingga 70.000 unit motor listrik untuk mendukung operasional SPPG.

Dadan mengonfirmasi pengadaan kendaraan tersebut memang masuk dalam anggaran 2025.

Namun, jumlahnya jauh di bawah isu yang beredar. Pengadaan ini ditujukan khusus untuk menunjang mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di berbagai wilayah Indonesia.

“Informasi 70.000 unit itu tidak benar atau hoaks. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” ungkap Dadan Hindayana.

Meskipun terdapat perbedaan nada antara Kementerian Keuangan dan BGN, proses pengadaan motor listrik ini direncanakan akan tetap berjalan secara bertahap.

Dadan menjelaskan pengiriman unit pesanan tersebut diproyeksikan mulai terealisasi pada akhir tahun ini, tepatnya pada Desember 2025.

Fokus Anggaran: Bisnis vs Kebutuhan Rakyat

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com