Bahlil Pastikan Pasokan LPG Nasional Aman Meski Gejolak Global

news.fin.co.id - 09/04/2026, 12:52 WIB

Bahlil Pastikan Pasokan LPG Nasional Aman Meski Gejolak Global

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi, termasuk gas LPG, guna menghadapi dampak konflik Timur Tengah terhadap pasokan minyak nasional.Foto:IG

fin.co.id - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menegaskan, ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk kebutuhan dalam negeri tetap aman meskipun terjadi ketegangan global akibat penutupan Selat Hormuz. Saat ini, Indonesia telah mengamankan suplai LPG dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Australia.

“Alhamdulillah sekarang cadangan kita untuk LPG kapasitasnya sudah di atas 10 hari,” ujar Bahlil usai menghadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa tambahan pasokan LPG akan segera datang. Saat ini, kapal pengangkut masih dalam tahap koordinasi intensif agar bisa segera masuk ke wilayah Indonesia.

“Sebentar lagi kapal kita masuk,” lanjutnya.

Advertisement

Pemerintah menekankan bahwa distribusi LPG nasional tidak bergantung pada jalur Selat Hormuz, sehingga tidak terdampak langsung oleh kondisi geopolitik di kawasan tersebut. Pasokan diperoleh dari sejumlah negara mitra yang tersebar di berbagai wilayah.

“Kita sudah ambil dari Australia, dari Amerika dan beberapa negara lain,” kata Bahlil.

Selain LPG, pemerintah juga memastikan kebutuhan energi nasional tetap terjaga melalui strategi diversifikasi sumber. Untuk minyak mentah, Indonesia sebelumnya masih mengandalkan sebagian pasokan dari kawasan Timur Tengah, namun kini telah disiapkan alternatif dari negara lain.

“Total yang kita ambil dari Selat Hormuz untuk crude sekitar 20–25 persen. Dan kita sudah mampu mendapatkan penggantinya dari beberapa negara seperti Angola, Afrika, Nigeria, Amerika dan beberapa negara lain,” Bahlil menjelaskan.

Dengan langkah diversifikasi tersebut, pemerintah optimistis ketahanan energi nasional tetap stabil meskipun terjadi dinamika global.

“Jadi kita Insyaallah sudah clear lah,” tutupnya.

Anisha Aprilia/Disway 

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID