fin.co.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada akhir Sesi I perdagangan, Kamis, 9 April 2026, setelah sempat dibuka dengan pelemahan.
Berdasarkan pantauan, IHSG terkoreksi 11,18 poin atau turun 0,15 persen ke level 7.268,03 saat penutupan Sesi I. Sebelumnya, indeks juga sudah dibuka melemah sebesar 40,75 poin atau 0,56 persen ke posisi 7.238,46.
Pelemahan ini turut diikuti oleh indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan. Pada penutupan sesi, LQ45 turun 1,31 poin atau 0,18 persen ke level 732,32.
Data dari BCA Sekuritas menunjukkan mayoritas saham mengalami tekanan. Sebanyak 567 saham tercatat melemah, sementara 436 saham menguat dan 284 saham lainnya stagnan, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 8,80 triliun.
Sejumlah saham yang mencatatkan penurunan harga antara lain UNTR yang turun Rp 1.175 menjadi Rp 29.925 per lembar, POLU melemah Rp 550 ke Rp 14.425, serta IFSH yang turun Rp 270 ke level Rp 2.980 per lembar.
Di sisi lain, beberapa saham justru mengalami penguatan, seperti ITMG yang naik Rp 825 menjadi Rp 27.000 per lembar, MKPI yang menguat Rp 625 ke Rp 23.500 per lembar, serta ROCK yang naik Rp 440 menjadi Rp 2.920 per lembar.
Adapun saham-saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi di antaranya KUAS sebanyak 46.353 kali dengan nilai Rp 110 miliar, disusul YELO sebanyak 45.259 kali senilai Rp 50,3 miliar, serta BRPT yang diperdagangkan 40.251 kali dengan nilai mencapai Rp 541 miliar.
Bianca Khairunnisa/Disway