ITS Klaim Sukses Kembangkan Bensin Nabati dari Kelapa Sawit, Seperti Apa Komposisinya?

news.fin.co.id - 09/04/2026, 10:44 WIB

ITS Klaim Sukses Kembangkan Bensin Nabati dari Kelapa Sawit, Seperti Apa Komposisinya?

fin.co.id - Upaya mencari sumber energi alternatif terus dilakukan oleh berbagai institusi di Indonesia. Salah satu terobosan terbaru datang dari para peneliti di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang berhasil mengembangkan bensin nabati berbasis kelapa sawit dengan emisi yang lebih rendah.

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil di tengah meningkatnya kekhawatiran krisis energi global.

Rektor ITS, Bambang Pramujati, menjelaskan bahwa pengembangan bahan bakar alternatif ini merupakan kontribusi kampus dalam mendukung upaya swasembada energi nasional.

Advertisement

Menurutnya, situasi geopolitik global saat ini, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan.

“Ini kesempatan bagi pemerintah untuk mengembangkan sumber energi alternatif di tengah isu krisis bahan bakar akibat konflik di wilayah Timur Tengah saat ini,” ujar Bambang.

Ia menilai ketergantungan pada energi fosil harus mulai dikurangi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, salah satunya kelapa sawit.

Biogasoline dari Crude Palm Oil

Inovasi tersebut dikembangkan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS, Hosta Ardhyananta.

Ia menjelaskan bahwa penelitian ini berfokus pada pengembangan biogasoline, yakni bensin berbahan baku nabati yang berasal dari Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah kelapa sawit.

Tim peneliti menggunakan metode catalytic cracking, yaitu proses pemecahan molekul menggunakan katalis untuk mengubah struktur kimia minyak sawit menjadi fraksi hidrokarbon yang menyerupai bensin.

“Fokus dari inovasi kami adalah bagaimana mengonversi minyak mentah kelapa sawit yang padat menjadi produk bensin biogasoline yang siap digunakan,” jelas Hosta.

Menggunakan Katalis Khusus

Advertisement

Pada tahap awal penelitian, tim ITS menggunakan katalis berbasis alumina (γ-Al₂O₃).

Katalis ini berfungsi seperti “gunting molekuler” yang memecah trigliserida dalam minyak sawit menjadi hidrokarbon ringan.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID