fin.co.id - Ibadah haji tahun 2026 akan menghadirkan sejumlah perubahan penting bagi para jemaah dari seluruh dunia.
Pemerintah Arab Saudi resmi mewajibkan setiap jemaah haji membawa Kartu Nusuk, sebuah kartu elektronik yang berfungsi sebagai identitas resmi sekaligus akses masuk ke berbagai lokasi suci.
Kebijakan ini diberlakukan sebagai syarat utama bagi jemaah yang ingin memasuki kota suci Makkah, kawasan Masjidil Haram, serta sejumlah tempat ibadah penting lainnya selama musim haji.
Tak hanya sebagai identitas, kartu tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas tambahan seperti layanan digital, akses informasi jemaah, hingga promo dan diskon di berbagai sektor layanan selama berada di Arab Saudi.
Menurut laporan media lokal Saudi Gazette pada Kamis (9/4), kebijakan ini diluncurkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem layanan haji.
Kartu Nusuk merupakan identitas resmi yang diberikan kepada seluruh jemaah haji serta para pekerja yang terlibat dalam sistem penyelenggaraan ibadah haji.
Melalui kartu ini, pemerintah Arab Saudi dapat memastikan bahwa seluruh jemaah yang berada di kawasan suci merupakan jemaah resmi yang terdaftar dalam sistem haji.
Dengan sistem digital yang terintegrasi, Kartu Nusuk menyimpan berbagai informasi penting seperti:
-
Identitas jemaah
-
Data layanan haji
-
Informasi perjalanan dan akomodasi
-
Akses ke layanan kesehatan
-
Informasi transportasi selama haji
Langkah ini juga bertujuan meningkatkan keamanan dan pengawasan selama musim haji yang setiap tahunnya dihadiri jutaan umat Muslim dari berbagai negara.
Diskon
Menariknya, Kartu Nusuk tidak hanya berfungsi sebagai identitas. Pemerintah Arab Saudi juga menghadirkan program tambahan berupa promo dan diskon khusus bagi para pemegang kartu tersebut.
Inisiatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi para “tamu Allah” selama menjalankan ibadah haji maupun umrah.
Menurut Kementerian Haji dan Umrah, berbagai penawaran diskon ini berasal dari sejumlah entitas nasional terkemuka yang bekerja sama dalam program Nusuk.