Pemprov DKI Dorong Perburuan Ikan Sapu-Sapu, Dinilai Berbahaya dan Rusak Ekosistem

news.fin.co.id - 12/04/2026, 21:23 WIB

Pemprov DKI Dorong Perburuan Ikan Sapu-Sapu, Dinilai Berbahaya dan Rusak Ekosistem

Kondisi ikan sapu-sapu mati di Situ Rawa Gede Kota Bekasi

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk terus melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di sejumlah sungai di Ibu Kota.

Langkah ini diambil karena ikan tersebut dinilai berbahaya. Selain berpotensi mengandung zat beracun, keberadaannya juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.

Pramono menilai upaya yang sebelumnya dilakukan PPSU sudah tepat dan patut diapresiasi oleh pemerintah daerah.

"Apa yang dilakukan oleh PPSU kemarin (berburu ikan sapu-sapu), Pemerintah DKI Jakarta memberikan apresiasi," kata Pramono dikutip Minggu, 12 April 2026.

Advertisement

Ia bahkan mendorong agar kegiatan penangkapan dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan di berbagai aliran sungai di Jakarta.

"Saya termasuk ya kemudian menyetujui kalau kemudian diadakan secara masif untuk menghilangkan atau mengurangi ikan sapu-sapu," kata Pramono.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia, Menteng, pada Jumat, 10 April 2026.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, menjelaskan bahwa ikan sapu-sapu mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella dan E. coli, serta residu logam berat yang melebihi ambang batas aman.

"Secara bertahap kegiatan ini dilanjutkan di Kali Cideng, karena aliran sungainya tidak sepanjang Ciliwung sehingga lebih mudah untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu," ujarnya.

Setelah ditangkap, ikan-ikan tersebut kemudian dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) di Ciganjur untuk ditangani lebih lanjut.

"Bangkai ikan sapu-sapu yang telah mati akan dikubur," ucapnya.

Dalam kegiatan ini, sekitar 100 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari unsur Suku Dinas Sumber Daya Air, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, PPSU, hingga Gulkarmat.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyebutkan bahwa lebih dari 40 ekor ikan sapu-sapu berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Advertisement

Sebelum dikuburkan, ikan-ikan tersebut dimatikan terlebih dahulu dengan cara dipatahkan tubuhnya.

"Ikan ini sangat berbahaya karena memakan semua racun yang ada di kali. Saya mengimbau kepada warga jangan mengkonsumsi ikan sapu-sapu," pungkasnya.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID