Nasional . 12/04/2026, 14:32 WIB

Perundingan AS vs Iran Gagal, Krisi Energi di Depan Mata, Prabowo: Batu Bara Kita Banyak Bisa Jadi Bensin!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Pemerintah Iran menegaskan bahwa pembicaraan tersebut berakhir tanpa hasil karena tuntutan yang diajukan Washington dinilai tidak realistis.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Minggu (12/4/2026), menandai kebuntuan baru dalam upaya diplomasi di tengah konflik yang masih memanas di kawasan Timur Tengah.

Advertisement

Kegagalan negosiasi ini memperlihatkan bahwa jalan menuju perdamaian masih panjang, sementara ketegangan geopolitik antara kedua negara terus meningkat.

Media pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), melaporkan bahwa delegasi Iran telah berusaha maksimal selama proses negosiasi berlangsung.

Menurut laporan tersebut, perundingan dilakukan secara intensif dan berlangsung maraton hingga lebih dari 21 jam.

“Delegasi Iran bernegosiasi secara terus-menerus dan intensif selama 21 jam untuk melindungi kepentingan nasional rakyat Iran, namun tuntutan tidak masuk akal dari pihak Amerika menghalangi kemajuan negosiasi,” tulis IRIB melalui kanal Telegramnya.

Iran juga menyatakan bahwa berbagai inisiatif dan usulan kompromi telah diajukan selama proses pembicaraan. Namun, pihak Amerika Serikat dinilai tidak memberikan respons yang konstruktif terhadap proposal tersebut.

Akibatnya, perundingan tingkat tinggi yang diharapkan dapat membuka jalan menuju perdamaian justru berakhir tanpa kesepakatan apa pun.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com