fin.co.id - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka di zona merah pada awal perdagangan Senin, 13 April 2026, turun 48,41 poin atau 0,65 persen. Namun, kondisi tersebut berbalik pada penutupan Sesi I.
Berdasarkan pantauan, IHSG berhasil menguat 34,23 poin atau 0,46 persen dan ditutup di level 7.492,73.
Berbeda dengan IHSG, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan justru mengalami pelemahan. Pada penutupan Sesi I, LQ45 terkoreksi 0,65 poin atau 0,087 persen ke posisi 745,82.
Masih Berpotensi Melemah
Sementara itu, data dari PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk menunjukkan bahwa meskipun sentimen pasar mulai membaik, secara teknikal IHSG masih menunjukkan sinyal kehati-hatian.
Candle terakhir membentuk pola bullish belt hold, dengan posisi masih berada di atas MA5 dan MA20, serta indikator stochastic yang menunjukkan golden cross di area overbought.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan IHSG diperkirakan masih berpotensi mengalami tekanan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 7.362 dan resistance pada level 7.527 dengan kecenderungan melemah," tutur Priyambada.
Ratusan Saham Menguat
Di sisi lain, data dari BCA Sekuritas mencatat sebanyak 524 saham mengalami kenaikan harga, sementara 496 saham melemah, dan 282 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp10,03 triliun.
Beberapa saham yang mencatat kenaikan antara lain:
* PTRO naik Rp575 menjadi Rp5.950 per saham
* KONI naik Rp485 menjadi Rp2.450 per saham
* DATA naik Rp480 menjadi Rp2.460 per saham
Sementara saham yang mengalami penurunan di antaranya: