fin.co.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang tengah mendalami dugaan aksi tawuran di balik kasus penemuan mayat seorang pelajar di muara Kaliadem, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri. Penyelidikan difokuskan untuk mengungkap keterkaitan antara insiden kekerasan tersebut dengan kematian korban.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyatakan bahwa hingga Minggu (12/4), pihaknya telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menyusun kronologi utuh sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab.
"Kami tengah menelusuri dugaan keterlibatan korban dalam aksi tawuran yang terjadi di wilayah tersebut. Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi masih kami analisis untuk memperjelas rangkaian kejadiannya," ujar Indra Waspada.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak kekerasan pada tubuh korban. Terdapat luka akibat benda tajam pada bagian dada sebelah kanan dan tangan kanan pelajar tersebut.
Saat ini, polisi terus mengumpulkan alat bukti guna memperkuat keterangan para saksi. Kombes Pol Indra Waspada menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini secara transparan dan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.